Karangasem masuk anggota OHWC yang keempat dari Indonesia.

AMLAPURA, NusaBali

Secretary of General Organization of World Heritage Cities (Sekretaris Jenderal OWHC), Mr Denis Richard, menyerahkan sertifikat anggota jaringan Kota Pusaka Dunia kepada Bupati Karangasem, I Gusti Ayu Mas Sumatri. Penyerahan sertifikat digelar di Objek Wisata Taman Sukasada Ujung, Banjar Ujung Pesisi, Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem, Senin (29/4) pukul 10.30 Wita.

Mr Denis Richard mengaku bangga Karangasem masuk anggota OWHC. Sebab Karangasem memiliki banyak peninggalan benda-benda pusaka yang telah diwariskan, dilestarikan, dan diinventaris. Sehingga layak sebagai anggota OWHC. Dikatakan, proses masuk anggota OWHC cukup panjang. “Karangasem masuk anggota OHWC yang keempat dari Indonesia,” jelas Mr Denis Richard. Diingatkan, anggota OWHC punya kewajiban membayar iuran tiap tahun.

Kedatangan Mr Denis Richard disambut dengan tarian Panyembrana dibawakan 100 penari siswa SD. Selanjutnya disambut Bupati I Gusti Ayu Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati I Wayan Artha Dipa, Sekda I Gede Adnya Muliadi, Kadis Kebudayaan I Putu Arnawa, para pimpinan OPD, camat, dan perbekel. Bupati Mas Sumatri menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan OWHC. “Peninggalan benda-benda pusaka dan beragam kebudayaan di Karangasem yang telah diinventarisasi telah diakui dunia melalui OWHC,” ungkap Bupati Mas Sumatri.

Karangasem diterima sebagai anggota OWHC menjadi kado ulang tahun Kota Amlapura tahun 2019. Apalagi Bupati Mas Sumatri telah ditetapkan sebagai Ketua Presidium JKPI (Jaringan Kota Pusaka Indonesia) masa bhakti 2018-2019 dalam acara Rakernas VI JKPI 2018 di Solo, Jawa Tengah, Jumat 26 Oktober 2018. Sementara Kadis Kebudayaan I Putu Arnawa menambahkan, proses jadi anggota OWHC melalui beberapa tahapan. Diawali mendata seluruh potensi budaya di 78 desa/kelurahan, menyangkut budaya tak benda dan budaya benda. Selanjutnya seluruh inventaris diajukan ke pusat dan masuk 10 besar terbaik Kota Pusaka Indonesia. *k16