KARANGASEM, POS BALI – Status Gunung agung yang masih berada dalam level siaga tidak menghalangi Pemerintah Kabupaten Karangasem melaksanakan Lomba Utsawa Dharma Gita tingkat Kabupaten Karangasem. Pembkab tetap menggelar acara tersebut dengan komitmen utama menjaga nilai-nilai luhur seni budaya Bali agar tetap ajeg dan lestari. “Saya apresiasi kendati dalam situasi gunung agung yang masih siaga tetap bisa melaksankan acara Utsawa Dharma Gita dan pesertanya pun antusias,” ujar Bupati Karangasem Gusti Ayu Mas Sumatri saat membuka acara Utsawa Dharma Gita di Puri Gede Karangasem, Rabu (15/11/2017)

Bupati Mas Sumatri menilai dengan diadakannya Utsawa Dharma Gita sebagai pembelajaran Agama, Adat, seni dan Budaya kepada Generasi Muda. “Acara ini bisa mendorong generasi muda untuk mencintai seni Budaya leluhur,” ujarnya. Selain itu, Utsawa Dharma Gita dipercaya bisa menangkal pengaruh budaya asing yang bersifat negatif ditiru oleh generasi muda. “Jangan sampai generasi muda terjerumus ke hal-hal negatif terutama pengaruh budaya luar yang tidak baik,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem, Putu Arnawa menyampaikan bahwa Kabupaten Karangasem rutin melakukan Lomba Utsawa Dharmagita. Pihaknya menyampaikan ada 9 kategori lomba yang dilakukan yaitu, kekawin, Palawakya, membaca sloka, menghafal sloka, Dahrmawacana Bahasa Bali, Dharmawacana Bahasa Indonesia, Dharmacawan Bahasa Inggris, dan cerdas cermat. Peserta lomba merupakan perwakilan dari 8 Kecamatan yang dilakukan dari tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa. Pihaknya menyampaikan lomba dilakukan selama 2 hari yang akan ditutup pada Kamis (15/11) hari ini.

Arnawa menyampaikan bahwa juara 1 pada masing-masing kategori akan dikirim dalam lomba Utsawa Dharma Gita tingkat provinsi Bali. Disapiakan bahwa pada tahun 2016 lalu Karangasem berhasil meraih posisi juara umum II. “Mudah-mudahan prestasi itu nanti bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi,” terangnya.

Mantan Kabag Humas Protokol Pemkab Karangasem itu pun menyampaikan bahwa setiap peserta yang berhasil meraih juara akan mendapatkan penghargaan dan uang pembinaan. Sementara Khusus yang bisa meraih medali dalam ajang provinsi akan digelontor bonus. “Kita siapkan bonus untuk yang berhasil meraih medali di tingkat provinsi dan nasional, itu untuk memotivasi agar semakin giat berlatih dan semangat berlomba,” pungkasnya. 017

sumber : posbali