Project Description

I Wayan Dana

PRAKERTYA RACANA TAHUN 2017

Profile Seniman

Kabupaten Karangasem penuh bertaburan para Seniman – seniman otodidak yang memiliki taksu dan spirit yang kuat merasuk dalam sukma para Seniman sehingga jiwa berkeseniannya menjadi sangat kuat dan penuh dengan Spiritualitas, hal itu dapat terlihat dari terlahirnya seseorang yang bernama I Wayan Dana, lahir tahun 1947, di Banjar Belong, Desa Ulakan Kecamatan Manggis. Jenis Seni yang tumbuh dan berkembang pada diri I Wayan Dana adalah  Seni Karawitan, minat dan bakatnya telah tumbuh dan terlihat ketika beliau masih dalam mengenyam pendidikan formalnya yaitu di Sekolah Rakyat ( SR ) Jaman itu, sejak di kelas III ( tiga ) beliau sangat seuka menabuh sehingga setiap menemui gamelan agtau gangsa pasti selalu ingin memukulnya, maka untuk bisa menyalurkan bakat seni menabuhnya ditengah tengah kesibukannya menempuh pendidikan di SR  I Wayan Dana  ikut dalam kelompok- kelompok  belajar menabuh sampai menuntaskan pendidikannya, dan pada tahun 1957 sudah ikut dalam rombongan Janger didesanya.

Dari ketekunannya belajar menabuh sehingga beliau berthasil menguasai beberapa tabuh serta keterampilannya memainkan kedua tangannya seolah – olah menari diatas bilah – bilah perunggu, sehingga pada tahun 1960 I Wayan Dana mulai bergabung dengan Sekaa Gong Desanya sendiri, dan di tahun 1968 sempat mengikuti ajang lomba/ festival di tingkat Kabupaten Karangasem dan dari penampilan bersama Sekaanya  berhasil meraih Juara II  ( dua) secara berturut-turut selama empat periode.

Dengan keberhasilan sekaanya mendapat Juara II bertahan maka mulailah Nama I Wayan Dana menjadi populer di seantero Kabupaten terutama dikalangan para seniman dan tokoh-tokoh seni Karawitan/ tabuh yang dianggapnya cocok sebagai Pembina tabuh yang nantinya akan dapat membawa Sekaa Gong Lainnya meraih prestasi dalam setiap ajang Lomba/Festival yang ddilaksanakan oleh Pemerintah secara rutin setiap tahunnya.

Saat itulah I Wayan Dana  mulai banyak mendapatkan order atau pinangan untuk membina dan melatih sekaa – sekaa gong di Kabupaten Karangasem, diantaranya beberapa sekaa Gong yang pernah dibinanya di bebefrapa tempat yaitu :

  1. Kecamatan Manggis, yaitu di desa:
  • Kedesaan Antiga 4 Sekaa Gong,
  • Kedesaan Ulakan 1 Sekaa
  • Kedesaan Manggis 4 Sekaa Gong,
  • Kedesaan Selumbung 2 Sekaa Gong dan 1 Sekaa PKK
  • Kedesaan Ngis 1 Sekaa
  • Kedesaan Nyuh Tebel 2 Sekaa
  • Kedesaan Tenganan 2 Sekaa.
  1. Kecamatan Karangasem, yaitu di desa :
  • Desa Perasi 2 Sekaa, 1 Sekaa PKK
  • Desa Bukit1 Sekaa
  • Bale Punduk 1 Sekaa
  • Bale Gaanjur Kabupaten Karangasem.
  1. Kecamatan Selat, yaitu di desa :
  • Desa Yeh Aha 1 Sekaa
  • Desa Geriana Kauh selama 2 tahun, di tahun 1978 mengarang atau menyusun sebuah tabuh yang diberinama Tabuh Kembang Sari. Disamping sebagai pelatih atau membina sekaa- sekaa Gong beliau juga pernah dipercaya sebagai Juri Baleganjur ditingkat Kecamatan, dan juga lomba baleganjur di tingkat desa Antiga, serta pernah juga mengikuti Gelar Pesona Budaya di Taman Mini Indonesia Indah ( TMII ) di Jakarta pada tahun 2001. Selama hidupnya meniti bakat seni karawitannya I Wayan Dana didampingi oleh seorang istri yang sangat setia dan memberikan dorongan motifasi dalam pelestarian seni Karawitan/ seni tabuh yaitu Ni Luh Suji.

Seniman Tua Lainnya