Momentum Bangkitnya Potensi Seni Tradisional

GEMA gempita suasana kegembiraan begitu terasa bagi masyarakat Karangasem karena Pemkab Karangasem menggelar  Pawai Budaya Festival Karangasem. Festival itu digelar guna memeriahkan serangkaian Perayaan HUT Kota Amlapura ke-376 tahun 2016.

Hadir dalam acara tersebut Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri didampingi Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa, Ketua DPRD I Nengah Sumardi, Pimpinan beserta Anggota DPRD Kabu Karangasem. Selain itu datang sebagai tamu undangan Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama, Bupati Klungkung Nyoman Suwitra, dan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti. Sementara dari Kementrian Pariwisata yang datang adalah staf ahli Menteri Pariwisata Husein Aliandrus yang sekaligus diperkenankan membuka acara pawai budaya ditandai dengan pemukulan cengceng di GOR Gunung Agung Amlapura, Rabu (22/6) kemarin.

Ketua Seksi Pawai Budaya Festival Karagasem Gde Ngurah Yudiantara menyampaikan pelaksanan Pawai  Budaya diikuti sekitar 1.800 orang peserta. Peserta pawai merupakan persembahan kesenian dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Karangasem dan penampilan kesenian duta masing-masing kecamatan.

Selain itu, ada juga penampilan seni dari daerah lain yang ikut memeriahkan yaitu dari Lombok Barat yang menampilkan Kendang Beliq dan Dari Kabupaten Ponorogo menampilkan Reog Ponorogo. Selain itu, dari kabupaten lain yaitu Tabanan, Jembrane, Klungkung, Buleleng, Bangli, Giayar, Badung, dan Kota Denpasar juga iktu memeriahkan acara. Peserta pawai ditotnton warga yang telah dengan sabar menunggu di sepanjang jalan Untung Surapati, jalan Sudirman, dan fi nis di jalan Gatot Subroto, Tugu Pahlawan Amlapura.

Yudiantara menjelaskan, tujuan Pawai Budaya Karangasem yaitu untuk menampilkan keragaman tradisi, adat istiadat yang berkembang dikehidupan masyarakat Karangasem yang ditampilkan oleh perwakilan masing-masing duta kecamatan se-Kab.. “Tujuannya adalah untuk menggali, mengembangkan serta mempromosikan kembali potensi kesenian dan kebudayaan tradisional yang ada di Kabupaten Karangasem,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri pun mengapresiasi masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam pawai budaya tersebut. Bupati pun langsung mengucapkan “Dirgahayu Kota Amlapura ke-376 tahun” pada masyarakat Karangasem, semoga Karangasem ke depan akan lebih baik lagi, prestasi lebih meningkat dalam segala bidang dengan tetap mengedepankan Karangasem cerdas, bersih bermartabat dengan tetap berlandaskan Tri Hita Karana.

Bupati mengharapkan Perayaan HUT Kota Amlapura ke-376 tahun ini, hendaknya dijadikan titik tolak untuk berbenah diri dalam meningkatkan martabat Kabupaten Karangasem dikancah Nasional dan Internasional, agar tidak dipandang sebelah mata. ”Mari kita hilangkan image Karangasem sebagai kabupaten termiskin di Bali, dengan terus bekerja keras antara pemerintah dan masyarakat dengan terus bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karangasem,”tegasnya.

Disampaikan Dukungan pemerintah tahun ini ditujukan dengan persiapan yang lebih baik dari tahun sebelumnya agar masyarakat baik peserta maupun penonton merasa puas. “Kami tahun ini memilih memusatkan kegiatan pawai di GOR Gunung Agung Amlapura terus bergerak dari jalan Untung Surapati terus ke selatan dan fi nis di Tugu Pahlawan Amlapura. Ini bertujuan mempermudah masyarakat untuk menyaksikan,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi atas partisipasi kabupaten/kota se-Bali, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Ponorogo pada Pawai serta berharap nantinya bisa terus terjalin kerjasama dibidang kebudayaan. ”Saya atas nama Pemkab Karangasem berterima kasih atas partisipasinya dalam memeriahkan HUT Kota ini. Dan Kab. Karangasem siap datang bila diundang untuk turut berpartisipasi memeriahkan pada event seni yang dilaksanakan kabupaten/kota se-Bali dan luar Bali,”pungkasnya. 017

 

sumber : posbali.id