Dalam upaya memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang merupakan payung hukum bidang kebudayaan, Dinas Kebudayaan merangkul semua komponen masyarakat dari berbagai kalangan seperti Seniman/Budayawan, Praktisi kesenian, Dewan Kesenian dan Kebudayaan (Listibya, Widyasabha), Akademisi bidang kebudayaan serta orang-orang yang memiliki keterkaitan pekerjaan dalam bidang kebudayaan untuk menyusun Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten Karangasem (6/4) 2018.

Pertemuan ini merupakan pertemuan awal penyusunan dokumen Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah yang akan disusun secara berjenjang dimulai dari PPKD Kabupaten/Kota sebagai pedoman penyusunan PPKD Provinsi, selanjutnya akan disusun strategi kebudayaan dan akhirnya akan terwujud Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan. Untuk itu masing-masing Kabupaten harus memiliki Pokok Pikiran Kebudayaan yang akan dijadikan pedoman di tingkat selanjutnya.

Hadir dalam pertemuan itu dan sekaligus sebagai pembicara adalah Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali (wilayah kerja Bali, NTB dan NTT) I Made Darma Suteja, SS.,M.Si yang didampingi oleh Sekretaris Dinas Kebudayaan serta Kepala Bidang Adat dan Tradisi. Beberapa hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut yakni : 1. Sosialisasi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, 2). Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah, 3). 10 Objek Pemajuan Kebudayaan, 4). Pengisian Borang objek Pemajuan Kebudayaan, 5). Penunjukkan koordinator pada masing-masing objek Pemajuan Kebudayaan yang akan bertanggungjawab dalam melaksanakan inventarisasi data objek pemajuan kebudayaan.