REKONSTRUKSI KESENIAN GAMBUH, SEKAA GAMBUH PURA PENATARAN KANGINAN, DESA SELUMBUNG, KECAMATAN MANGGIS, KABUPATEN KARANGASEM

Salah satu kegiatan Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem yang berkaitan dengan pelestarian dan pengembangan kesenian khususnya kesenian klasik dan hampir punah yakni melaksanakan kegiatan rekonstruksi kesenian hampir punah. Pada tahun 2019 yang direkonstruksi adalah Sekaa Gambuh Pura Penataran Kanginan, Desa Selumbung, Kecamatan Manggis. Kegiatan rekonstruksi ini melibatkan seniman dan budayawan Karangasem yang tergabung dalam Tim Pembina kegiatan Rekonstruksi yakni : Ida Wayan Oka Adnyana, Ida Wayan Jelantik Oka, Ida Ayu Nyoman Karang Adnyani, I Komang Parwata, Ida Made Adi Putra, dan  I Ketut Naba. Rekonstruksi yang dilaksanakan meliputi latihan tari maupun tabuh, kemudian hasil rekonstruksi tersebut dipentaskan perdana di Jabaan pura Penataran Kanginan pada hari Umanis Galungan tanggal 27 Desember 2018.

Acara pementasan perdana hasil rekonstruksi Gambuh ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan, Camat Manggis, Kapolsek Manggis, Babinsa Desa Selumbung, Kelian Banjar Adat, Kelian Banjar Dinas, Kelian Sekaa, serta masyarakat di Desa Selumbung, Kecamatan Manggis. Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kebudayaan, Drs. I Putu Arnawa, S.Ag., M.Si menyampaikan beberapa hal penting diantaranya : tujuan kegiatan rekonstruksi kesenian Gambuh ini adalah sebagai usaha pelestarian agar keberadaannya tidak punah karena dianggap sebagai sebuah jenis tari klasik Bali. Pementasan kesenian Gambuh ini juga sebagai sebuah wujud rasa bhakti kepada Bhatara di Pura Kanginan agar memberikan taksu dan rahmatnya. Kepala Dinas Kebudayaan menyampaikan terimakasih kepada Sekaa Gambuh Pura Penataran Kanginan serta masyarakat setempat telah bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam usaha rekonstruksi kesenian Gambuh ini. I Putu Arnawa berharap agar pementasan Gambuh tidak berhenti hanya disini tetapi dipentaskan untuk ngayah di Pura Penataran Kanginan. Terakhir, Kepala Dinas Kebudayaan menyampaikan terimakasih kepada Tim Pembina Rekonstruksi Gambuh yang telah berhasil melaksanakan kegiatan ini dengan sangat baik. Sambutan Kepala Dinas Kebudayaan kemudian menutup kegiatan Rekonstruksi Gambuh kemudian hasil Rekonstruksi Gambuh, Sekaa Gambuh Pura Penataran Kanginan dipentaskan.