Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem memfasilitasi pelaksanaan sosialisasi pembinaan dan kampanye publik pengentasan joged jaruh (joged porno) yang diprakarsai oleh Dinas Kebudayaan Provinsi Bali dengan menggandeng lembaga-lembaga terkait seperti Listibya, Majelis Desa Pakraman serta Polda Bali bertempat di Wantilan Kantor Bupati Karangasem (21/2).

Sosialisasi ini dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem yang menyampaikan bahwa sangat pentingnya dilaksanakan sosialisasi dan pembinaan mengingat jaman teknologi yang berkembang pesat melalui sosial media mempercepat penyajian informasi yang juga mempengaruhi pola hidup masyarakat. Beliau juga menambahkan meskipun sekaa joged Karangasem belum ada yang berpenampilan “jaruh” namun perlu untuk di tangkal sedini mungkin.

Hadir sebagai pembicara dalam sosialisasi ini adalah Ketua Listibya Provinsi Bali, Dr. I Nyoman Astita, Ketua Majelis Agung Desa Pakraman (MUDP) Jero Mangku Gede Putu Suwena Upadesa serta Kasubdit Kerma Polda Bali, AKBP Dewa Nyoman Megawasa, WSD. Pada dasarnya semua lembaga terkait agar dapat bekerjasama untuk membina dan mencegah munculnya pementasan joged porno ini karena sangat-sangat merusak dan merugikan seni budaya Bali dan memberikan citra negatif terhadap kesenian Bali. Listibya selaku lembaga pertimbangan kebudayaan agar bisa membina dan menertibkan pementasan joged jaruh dan apabila diperlukan bisa memberikan sanksi. Sementara Desa Pakraman juga ikut mengambil tanggungjawab terhadap keajegan Seni Budaya Bali dan disarankan bisa menyikapi dengan membuat perarem di masing-masing desa. Polda Bali beserta jajarannya juga sangat berperan karena tindakan hukum sangat diperlukan dalam penindakan baik terhadap pelaku maupun penikmat joged porno.