Karangasem Kota Pusaka menjadi salah satu program Pemerintah Kabupaten Karangasem yang hendak diwujudkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Karangasem. Hal ini didukung penuh oleh Dinas Kebudayaan yang menjadi salah satu sektor dalam hal pelestarian dan pendataan aset-aset pusaka yang ada.

Salah satu upaya mewujudkan Karangasem Kota Pusaka adalah dengan melaksanakan kegiatan Workshop Pusaka dengan tema “Kita Tingkatkan Pelestarian dan Perlindungan Aset-Aset Pusaka” yang digelar selama 1 (satu) hari Rabu/16 Mei 2018 bertempat di Aula Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Karangasem. Dalam kesempatan itu dihadirkan beberapa narasumber yang memiliki keterkaitan erat dengan Pelestarian, Pelindungan dan Pengembangan aset pusaka yakni : 1). Dra. Ni Komang Aniek Purniti, M.Si dari Balai Pelestarian Cagar Budaya Bali, yang membawakan materi tentang Pelestarian Cagar Budaya (Tangible),  2). Drs. I Wayan Rupa, M.Si dari Balai Pelestarian Nilai Budaya Bali, dengan materi Pusaka Budaya Intangible (Tak Benda) Karangasem,  3). I Putu Wiadnyana, ST dari Komunitas Pusaka Kabupaten Karangasem dengan materi Peran Komunitas Dalam Pengelolaan, Pelestarian dan Penataan Aset Pusaka.

Workshop dibuka oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Karangasem yang sekaligus beliau sebagai pembawa materi umum tentang keberadaan aset pusaka Kabupaten Karangasem baik ragawi maupun non ragawi.

Peserta Workshop Pusaka adalah stakeholders terkait yang akan berperan dalam Pelestarian Pusaka di Kabupaten Karangasem seperti Desa Pakraman, Pengelola Situs Cagar Budaya maupun yang diduga Cagar Budaya, Para Pengelingsir Puri, MADP, Komunitas Pusaka serta OPD terkait yang tergabung dalam Tim Aset Pusaka Kabupaten Karangasem.